Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah Pembangkit Listrik Tenaga Air Itu ? dan Cara Kerjanya ?

Bendungan Hover Dam di Amerika Serikat

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sudah sejak lama digunakan dan dimanfaatkan sebagai pengganti mesin untuk menghasilkan energi listrik mulai dari skala kecil sampai dengan skala besar.

Hampir semua negara maju dan berkembang membangun fasilitas PLTAnya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang semakin lama semakin besar. Disebabkan karena sumberdaya dan pembangunannya yang tidak terlalu sulit dan sangat ramah lingkungan atau sering disebut Clean Energy.

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pembangkit listrik yang mengandalkan energi kinetik dan potensial dari air untuk menghasilkan energi listrik, sehingga energi listrik yang dihasilkan disebut Hidroelectric. PLTA bisa dikategorikan/diklasifikasikan berdasarkan energi listrik yang dihasilkan yaitu:
1. Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). 
2. Pembangkit Listrik Mini Hidro (PLTM). 
3. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).


Besar kecilnya energi listrik yang dihasilkan tergantung dari sumberdaya air yaitu debit (volume) air yang dialirkan dari sumber daya tersebut. Sumber daya air yang digunakan dominan berasal dari aliran sungai dan Danau.  Saat ini pembangunan PLTA rata-rata menggunakan Aliran Sungai sebagai Sumberdayanya.

Pembangunan pembangkit listrik tenaga air di Indonesia saat ini sudah cukup merata hampir di seluruh pulau di Indonesia. Disebabkan karena morfologi seluruh pulau indonesia sangat mendukung memiliki potensi aliran sungai (sumberdaya air) yang sangat cocok untuk dibangun PLTA mulai dari skala kecil sampai besar.

Program pemerintah sekarang ini yang memproriaritiaskan untuk membangun pembangkit-pembangkit listrik untuk menambah kapasitas cadangan energi listrik di Indonsia sangat baik sekali, diharapkan dengan program pemerintah ini seluruh potensi sumberdaya air di Indonesia saat ini dapat dipergunakan dengan baik.

Pembangkit listrik tenaga air terdiri dari beberapa komponen bangunan, bangunan ini yang menjadi pendukung sehingga akhirnya energi air diubah menjadi energi listrik. Disini saya akan coba uraikan bangunan pendukung untuk proyek PLTA.


1. Bangunan Saluran Pembawa Air (Waterway)

Waterway bagian konstruksi dari suatu PLTA yang terdiri dari bangunan pengambilan (intake) sampai ke saluran pembuangan akhir (tail race) suatu bagian utama dari pembangunan PLTA. Waterway berfungsi sebagai jalan air dari sumber air di hulu. Waterway ada dua jenis saluran terbuka dan saluran tertutup.

Waterway Jenis Open Channel/Saluran Terbuka

2. Bendungan dan Intake

Bendungan berfungsi untuk menghambat aliran air dan mengumpulkannya disuatu tempat yang kemudian dialirkan melalui intake atau pintu pengatur keluarnya massa air menuju Waterway.

3. Regulating Pond/Sand Trap

Regulating Pond merupakan suatu kolam yang mengatur aliran air sungai guna keperluan harian atau mingguan. Regulating Pond juga berfungsi sebagai kolam pengendap lumpur dan pasir yang terbawa oleh aliran air. Pada saat beban puncak aliran air perlu dapat diatur selama kira-kira lima sampai enam jam lamanya.

4. Penstock

Penstock/ Penstock Tunnel merupakan terowongan saluran air yang menghubungkan Air atas dengan Power House serta berfungsi untuk mengalirkan air dari Regulating Pond atau langsung dari Intake Structur ke turbin.
Penstock

5. Surge Tank (Tangki Pendatar)

Surge Tank merupakan suatu bangunan yang berfungsi sebagai peredam tekanan berlebih yang diakibatkan oleh penutupan Main Inlet valve pada Penstock Tunnel. Sehingga tidak terjadi pecahnya Penstock Tunnel akibat tekanan yang berlebih dan juga berfungsi agar Main Inlet Valve tidak rusak akibat water hammer.

6. Turbin Air/Power House

Dalam suatu sistem PLTA, turbin air merupakan salah satu peralatan utama selain generator. Turbin air adalah alat untuk mengkonversikan energi air menjadi energi gerak/kinetik dalam bentuk putaran.
Cara Keja Turbin


7. Tail Race

Tail Race

Tail Race adalah saluran pembuangan akhir air yang berasal dari Turbin yang teruskan ke sungai. Energi listrik yang dihasilkan oleh PLTA akan dialirkan ke Gardu Induk milik PLN melalui transmisi tegangan tinggi yang kemudian disalurkan ke masyarakat.

Demikian yang dapat saya uraikan singkat mengenai apa itu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan cara kerjanya. Semoga Bermanfaat.



Dp.

Post a Comment for "Apakah Pembangkit Listrik Tenaga Air Itu ? dan Cara Kerjanya ?"