Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PLTA Lau Gunung Mulai Mengalirkan Listrik Ke Masyarakat Kabupaten Dairi Dan Kabupaten Sekitarnya

Bendungan PLTA Lau Gunung (sumber: Nusantara Infrastructura)
Bertambah lagi pasokan energi listrik yang bersumber dari energi baru dan terbarukan (EBT) yang selama ini menjadi sumber alternatif untuk menggantikan sumber energi yang berasal dari fosil seperti minyak bumi, gas dan batubara.

Sumber energi yang berasal dari energi baru dan terbarukan ini dikenal menghasilkan energi listrik tanpa menimbulkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya bagi planet bumi dan juga dikenal sangat ramah lingkungan. 

Sekedar informasi yang masuk Energi Baru dan Terbarukan dapat berasal dari PTLP Tenaga Panas Bumi, PLTS Tenaga Surya, PLTB Tenaga Bayu dan PLTA Tenaga Air.

Salah satu sumber energi listrik yang banyak dikembangkan dan beroperasi di dunia khususnya Indonesia ialah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Seperti dilansir Bisnis.com, PLTA Lau Gunung yang berada di Desa Pamah, Dusun Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem telah menyelesaikan pembangunan infrastrukturnya dan telah siap beroperasi untuk menghasilkan listrik yang kemudian masuk dalam sistem jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Tepatnya per tanggal 17 Desember 2020 secara resmi mengalirkan listrik kepada PLN, PLN selaku pembeli dari IPP (pengusaha listrik) akan mendistribusikan listrik tersebut kepada masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Dairi dan Kabupaten sekitarnya seperti Tanah Karo dan Pakpak Bharat.

Berdasarkan situs resmi induk perusahaannya, PLTA Lau Gunung sahamnya dimiliki oleh PT. Energi Infranusantara (EI) sebanyak 45% yang dioperasikan oleh anak perusahaanya PT. Inpola Meka Energi IME) yang menghabiskan dana sekitar 500 Miliar Rupiah dengan lama pengerjaan proyek sekitar 2,6 tahun.

Menambah Pasokan Listrik di Kabupaten Dairi

Memanfaatkan aliran Sungai Lau Gunung yang melintasi Kecamatan Tanah Pinem, proyek pembangkit listrik tenaga air ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 15 MW (Megawatt). 

Memiliki infrastruktur pendukung seperti Bendungan, Waterway dari saluran terbuka dan saluran tertutup (Terowongan), Penstock hingga ruangan Turbin dan Generator yang mengubah tenaga kinetik air menjadi energi listrik.

Dengan beroperasinya PLTA Lau Gunung dapat mendukung pasokan energi listrik dari pembangkit yang sudah beroperasi sebelumnya di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, seperti PLTA Lae Renun 2x40 MW milik PLN dan PLTM Bakal Semarak yang memiliki kapasitas terpasang 5 MW yang dikelola oleh PT. Semarak Kita Bersama. 

Dengan beroperasinya pembangkit listrik tenaga air ini dapat menjadi harapan bagi masyarakat khususnya Kabupaten Dairi, Tanah Karo dan Pakpak Bharat memperoleh aliran listrik yang memadai untuk mendukung kegiatan usaha, industri dan kebutuhan sehari-hari.

Demikian uraian singkat mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Air Lau Gunung yang secara resmi beroperasi dan mendistribusikan aliran listrik melalui Perusahaan Listrik Negara. Semoga Bermanfaat.

Dp.

Post a Comment for "PLTA Lau Gunung Mulai Mengalirkan Listrik Ke Masyarakat Kabupaten Dairi Dan Kabupaten Sekitarnya"